Industri pengolahan makanan dalam negeri kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Produk yogurt asal Indonesia resmi melakukan ekspansi pasar melalui pelepasan ekspor perdana menuju Vietnam yang berlangsung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).
Pemberangkatan dua kontainer yogurt produksi PT Cisarua Mountain Dairy Tbk ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Fajarini Puntodewi.
Sumbang Devisa Miliaran Rupiah
Pengiriman perdana ini bukan sekadar seremonial, melainkan mencatatkan nilai transaksi yang signifikan. Produk pangan kebanggaan nasional ini berhasil meraup nilai pengiriman sebesar USD 65 ribu, atau setara dengan Rp1,13 miliar sebagai devisa bagi sektor industri makanan Indonesia.
Keberhasilan menembus pasar Vietnam menjadi bukti nyata bahwa kualitas produk olahan susu dalam negeri memiliki daya saing yang semakin kuat di kawasan Asia.
“Pelepasan ekspor perdana oleh PT Cisarua Mountain Dairy Tbk merupakan bukti kemampuan produk Indonesia mengikuti selera pasar. Ini semakin meneguhkan posisi dan daya saing produk yogurt nasional di pasar Asia,” ujar Puntodewi.
Tren Pertumbuhan Ekspor Olahan Susu
Kinerja penjualan produk olahan susu ke luar negeri terus menunjukkan grafik pertumbuhan yang impresif. Sepanjang tahun lalu, nilai ekspor sektor ini secara keseluruhan mencapai angka USD 71,68 juta.
Tren positif ini berlanjut di awal tahun 2026 dengan kenaikan signifikan sebesar 63,43 persen. Berdasarkan data Kemendag, nilai pengiriman produk olahan susu menyentuh angka USD 14,81 juta hanya dalam dua bulan pertama tahun ini.
Khusus untuk komoditas yogurt, nilai transaksi internasional mencapai USD 1,45 juta pada awal 2025, naik 50,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Puntodewi menegaskan bahwa diterimanya produk bernilai tambah di pasar nontradisional merupakan hasil dari sinergi kuat antar-stakeholder. “Kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi demi memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global,” tambahnya.
Optimisme Industri di Kancah Global
Direktur Manufaktur PT Cisarua Mountain Dairy, Pamungkas Bayu Triprasetyo, menyatakan bahwa ekspansi ke Vietnam merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekspor nasional secara berkelanjutan.
Dengan kapasitas produksi mencapai 656 ton yogurt setiap hari, perusahaan optimis dapat memenuhi permintaan pasar internasional yang terus meningkat.
Sebelum merambah Vietnam, produk yogurt lokal ini telah lebih dulu sukses menembus pasar Malaysia, Hong Kong, hingga Palestina.
“Penerimaan konsumen dan pertumbuhan pasar membuat permintaan terhadap produk yogurt Indonesia akan terus meningkat. Kami sangat optimis terhadap prospek permintaan di pasar internasional ke depannya,” pungkas Pamungkas.



