BerandaBerita UtamaKemenEkraf Gelar Bootcamp ASIK Kriya Batch 3, Dorong 20 Jenama Ekspor

KemenEkraf Gelar Bootcamp ASIK Kriya Batch 3, Dorong 20 Jenama Ekspor

KemenEkraf menyelenggarakan bootcamp Akselerasi Ekspor Ekonomi Kreatif (ASIK) Kriya Batch 3 untuk 20 jenama lokal agar siap bersaing di pasar global.

- Advertisement -

Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) kembali mengambil langkah strategis untuk mendorong produk lokal mendunia.

Melalui program Akselerasi Ekspor Ekonomi Kreatif (ASIK) Kriya Batch 3, KemenEkraf menyelenggarakan bootcamp intensif yang diikuti oleh 20 jenama (merek) terpilih dari berbagai penjuru Nusantara.

Program ini dirancang khusus sebagai jembatan pembinaan bagi para pegiat kriya agar mampu berkembang pesat dan memiliki daya saing yang kuat di panggung global.

“Kami melihat potensi besar dari para peserta Batch 3 untuk menjadi representasi kriya Indonesia di pasar global,” tegas Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, Senin (4/5/2026).

Kurasi Ketat dan Pelatihan Intensif

Para peserta yang terpilih dalam batch ini tidak didapatkan secara sembarangan. 20 jenama yang berasal dari berbagai wilayah—mulai dari Jakarta, Binjai, hingga Lombok Barat—telah melewati tahapan kurasi yang sangat ketat oleh para praktisi ahli.

Aspek penilaian yang dipertimbangkan meliputi:

  • Kualitas produk.
  • Inovasi material dan fungsi.
  • Orisinalitas desain.
  • Potensi daya tarik bagi pembeli mancanegara (kelaikan ekspor).

Mereka dijadwalkan menerima pelatihan intensif selama lima hari, mulai dari 4 hingga 8 Mei 2026, yang dipusatkan di Tangerang Selatan.

Visi Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif

KemenEkraf tidak hanya menargetkan perbaikan di level produk, tetapi juga dampak ekonomi yang lebih makro bagi para pelaku usaha.

- Advertisement -

“Melalui ASIK Kriya, diharapkan pelaku usaha tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produk.

Tetapi juga menciptakan dampak yang lebih luas, termasuk peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan ekosistem ekraf,” urai Yuke.

Pendampingan Penuh Hingga Pameran Internasional

Fase bootcamp hanyalah langkah awal. Setelah pelatihan di Tangerang Selatan usai, para peserta akan mendapatkan tambahan pendampingan intensif dan program pengembangan kolaborasi produk.

Langkah ini merupakan persiapan krusial sebelum mereka diterjunkan untuk mengikuti berbagai pameran strategis, baik di tingkat nasional maupun luar negeri.

ASIK Kriya sendiri merupakan bukti komitmen berkelanjutan dari Kementerian Ekraf. Sebelumnya, program ini telah sukses menetaskan 2 batch yang diikuti oleh 40 jenama lokal.

Secara keseluruhan, ASIK Kriya dirancang menjadi sebuah ekosistem pengembangan hulu ke hilir yang mencakup penguatan identitas merek, pengembangan spesifikasi produk, hingga pendampingan bisnis menuju akses pasar ekspor yang nyata.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

Trending

#Taggar Trending