BerandaBerita UtamaKongres FIFA ke-76: Infantino Sebut Piala Dunia 2026 Sebagai Simbol Persatuan Dunia

Kongres FIFA ke-76: Infantino Sebut Piala Dunia 2026 Sebagai Simbol Persatuan Dunia

- Advertisement -

Gelaran Piala Dunia 2026 yang akan dilangsungkan di Amerika Utara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko) dipastikan tidak hanya menjadi ajang adu gengsi sepak bola, melainkan juga simbol persatuan masyarakat global.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam pidatonya pada Kongres FIFA ke-76 yang dihelat di Vancouver, Kanada, Kamis (30/4/2026) waktu setempat. Menurut Infantino, sepak bola memiliki kekuatan fundamental untuk membangun jembatan harmoni di tengah berbagai tantangan dan perpecahan dunia saat ini.

“Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu dan mempertemukan semua orang,” ucap Infantino.

Rangkul Semua Golongan Tanpa Diskriminasi

Turnamen akbar yang akan diikuti oleh 48 negara ini dipastikan akan bebas dari diskriminasi politik. Infantino secara khusus menyoroti keikutsertaan Iran, dan memastikan negara tersebut tetap akan bermain di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung sebagai wujud nyata dari persatuan lewat olahraga.

Kongres ini juga mendengarkan pernyataan dari Federasi Sepak Bola Palestina dan Federasi Sepak Bola Israel. Infantino memberikan penghormatan kepada para korban konflik di kawasan tersebut, sembari menegaskan bahwa kedua federasi memiliki hak yang sama di mata FIFA.

“Anda tidak boleh melupakan satu hal, kedua federasi memiliki hak yang sama,” tegas pria berdarah Italia tersebut.

Rekor Jumlah Wasit Terbanyak dalam Sejarah

Di sisi teknis, persiapan menuju Piala Dunia 2026 juga terus dimatangkan. Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, mengumumkan bahwa FIFA akan memecahkan rekor dengan menerjunkan perangkat pertandingan terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

- Advertisement -

“Mereka terdiri dari 52 wasit, 88 asisten wasit, dan 30 orang wasit VAR (Video Assistant Referee). Jumlah terbesar untuk Piala Dunia dalam sejarah, mereka berasal dari 50 asosiasi sepak bola anggota FIFA,” papar Collina.

Kongres FIFA ke-76 yang turut dibuka oleh Presiden Concacaf Victor Montagliani dan Presiden Asosiasi Sepak Bola Kanada Peter Augruso ini juga kembali menegaskan komitmen global FIFA dalam memberantas segala bentuk rasisme dan diskriminasi di seluruh kompetisi sepak bola internasional.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

Trending

#Taggar Trending